Kompetisi Membangun Percaya Diri

■ Yusuf Muhammad


“Karena yang paling penting adalah KEBERANIAN.”
~Daenuri, Koordinator Kesiswaan~


JAKARTA – Pagi ini (22/2), Museum Sumpah Pemuda mengadakan Lomba Bercerita “Tokoh Pejuang Bangsa” tingkat sekolah dasar se-DKI Jakarta. Lomba yang digelar tepat di Museum Sumpah Pemuda ini diikuti oleh 30 peserta, termasuk diantaranya murid SDIT Qatrunnada.

Dua murid terpilih dari Qatrunnada adalah Muhammad Harva Pratama (kelas 3) dan Alifah Khairunnajwa (kelas 5). Selain mewakili sekolah, mereka juga mewakili ekstrakulikuler yang ada di Qatrunnada, yaitu ekstrakulikuler Public Speaking.

Sejak jauh-jauh hari mereka berdua dilatih oleh Kak Arif, selaku pembina ekstrakulikuler Public Speaking. Tak ada kemenangan tanpa pengorbanan, begitulah kata pepatah. Mereka harus mengorbankan waktu bermainnya untuk berlatih. Tapi, alhamdulillah, pengorbanan itu akhirnya terbayar.

Akhirnya atas izin Allah swt, Harva mendapatkan juara harapan dua. Mungkin itu bukanlah yang terbaik, tapi tentu itu sebuah keberhasilan. Lagi pula menurut Ustadz Daenuri, koordinator kesiswaan yang mendampingi mereka, penampilan mereka sangat baik.

“Kompetisi itu diciptakan bukan untuk saling berebut juara, tapi kompetisi itu ada sebagai wadah untuk membangun rasa percaya diri, menumbuhkan keberanian, dan membentuk mental pemimpin sejati,” nasihat Ustadz Daenuri siang itu, (22/2). Lanjutnya sesungguhnya juara itu hanyalah bonus atas kerja keras. Keberanian untuk tampil di depan merupakan hal yang membanggakan. Termasuk berani untuk mengalahkan rasa takut dalam diri.

Semoga ini bisa menjadi batu loncatan sekaligus pemicu agar murid lainnya bisa berani untuk tampil. Karena yang paling kita butuhkan adalah keberanian untuk maju dan berusaha. (Editor: Daenuri)


Galeri:

This slideshow requires JavaScript.

6 Comments

    • admin

      Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin..

      Makasih banyak Bunda sudah berkunjung ke sini.. 🙂

Silakan tulis tanggapan atau pertanyaan di sini.. :D